Tiga Jaya

STAY US WITH

  • facebook
  • twitter
  • massenger
  • youtube
new
  • Seragam Sekolah Tiga Jaya Menerima Pesanan Untuk Bantuan Operasional Sekolah Seluruh Indonesia
  • Seragam Sekolah Tiga Jaya Menerima Pesanan Seragam Sekolah Sesuai Permintaan Dari Sekolah Maupun Instansi Terkait.
  • Seragam Sekolah Tiga Jaya Melayani Penjualan Grosir dan Eceran Seluruh Indonesia
  • Untuk Pembelian Seragam Sekolah Tiga Jaya Dalam Jumlah Besar atau Tender (Pengadaan Seragam Sekolah) dan Pembelian Grosir, Dapatkan Harga dan Penawaran Khusus.
  • Seragam Sekolah Tiga Jaya Memakai Bahan Pilihan yang Berkwalitas Tinggi Seperti TC KTMF, Nagata Drill, Famatex atau Kain Sesuai Permintaan Customer
  • SERAGAM SEKOLAH TIGA JAYA adalah Perusahan Industri Seragam Sekolah dengan Standart Nasional Menyediakan Seragam Sekolah Mulai PG, TK, SD, SLTP, SMU, PT & Kantor serta, Menerima Seragam Pesanan, KORPRI, PGRI, HAJI Dan Seragam Kerja Dll.
  • Seragam Sekolah TIGA JAYA Seragam Wajib Belajar 12th sesuai Kementerian Pendidikan Nasional
  • Seragam Sekolah TIGA JAYA Seragam sesuai Standart Nasional
  • Pastikan Putra Putri Anda Memakai Seragam Sekolah TIGA JAYA,... BUTUH SERAGAM YANG TRENDY UNTUK SISWA SISWI SEKOLAH ANDA? PERCAYAKAN PADA KAMI...!!! ? Ya TIGA JAYA
  • Seragam Sekolah Tiga Jaya Melayani Untuk Pengadaan Atau Tender Seragam Sekolah Seluruh Indonesia
Get Adobe Flash player

NEWS

Minggu, 17 Maret 2013
BERITA PENDIDIKAN : Jelang UN, 300 Siswa SMPN 10 Mendapat Suntikan Motivasi

JAKARTA, KOMPAS.com — Sekitar 762.690 siswa kelas XII dari 1,7 juta yang tercatat pada Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) mendaftar untuk mengikuti Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2013. Mereka akan bersaing untuk memperebutkan sekitar 135.000 kursi yang disediakan oleh 61 PTN.

Ketua Panitia Umum SNMPTN 2013, Akhmaloka, mengatakan bahwa jumlah peserta pada tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun lalu. Tidak hanya jumlah peserta yang naik, jumlah kursi yang diperebutkan juga meningkat sekitar 30.000 kursi dari tahun lalu.

"Angka ini meningkat pesat jika dibandingkan pada jumlah peserta SNMPTN jalur undangan pada tahun lalu," kata Akhmaloka saat Peluncuran Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2013 di Kemdikbud, Jakarta, Jumat (15/3/2013).

Seperti diketahui, SNMPTN pada tahun lalu terbagi menjadi dua jalur, yaitu jalur undangan dan jalur tulis. Namun pada tahun ini, SNMPTN hanya membuka jalur undangan saja tanpa pungutan biaya. Dengan demikian, perbandingan yang diambil tentu saja SNMPTN jalur undangan tahun lalu dengan SNMPTN tahun ini.

"Tahun lalu jumlahnya sekitar 230.000 untuk jalur undangan. Jadi peningkatan pada tahun ini hampir tiga kali lipat," jelas Akhmaloka.

Selanjutnya, ia menjelaskan bahwa proses seleksi SNMPTN kali ini dilakukan oleh tiap-tiap PTN didasarkan pada sejumlah kriteria yang telah disepakati. Hasil dari seleksi ini sendiri akan diumumkan tidak lama setelah hasil Ujian Nasional (UN) pada 2013 keluar pada bulan Mei mendatang.

Sementara itu, untuk PDSS yang merupakan piranti utama dari SNMPTN akan kembali diaktifkan mulai Agustus. Dengan demikian, sekolah dapat secara bertahap memasukkan data siswa kelas XI dan X lebih lengkap pada saat pendaftaran seleksi tahun depan.
SAMARINDA, KOMPAS.com - Sekitar 300 siswa SMPN 10 Samarinda yang akan menjadi peserta Ujian Nasional (UN) pada 22-25 April 2013, mendapat motivasi dan kekuatan mental agar tidak merasa was-was sebelum dan saat menghadapi ujian.

"Pengalaman tahun-tahun sebelumnya, banyak siswa yang tidak konsentrasi saat menjawab soal-soal UN, bukan karena tidak pintar namun karena mentalnya jatuh duluan," kata motivator asal Kaltim, Syafruddin Pernyata di hadapan 300 siswa SMP 10, di Samarinda, Jumat (15/3/2013).

Bahkan, katanya, ada peserta UN yang terlambat 15 menit, kemudian dia sangat tidak konsentrasi sehingga saat menjawab soal UN dilakukan secara asal-asalan, padahal anak tersebut dalam kesehariannya di sekolah tergolong anak yang pintar.

Untuk itu, dia meminta agar setiap peserta UN datang lebih awal, atau paling tidak 15 menit sebelum ujian dilaksanakan karena keterlambatan juga bisa memengaruhi kepercayaan diri. Hal ini akan berakibat pada pelajaran yang dihapal bisa pudar.

Belajar dan rajin membaca buku, katanya, merupakan hal yang wajib dilakukan setiap siswa, tetapi mental juga harus dipersiapkan agar saat menjawab pertanyaan dapat tenang.

Syafruddin, yang kini menduduki jabatan Kepala Badan Diklat Kaltim ini melanjutkan, kunci keberhasilan UN adalah semua peserta harus rajin belajar, tidak takut menghadapi UN, membaca soal dengan teliti, dan tenang saat menjawab, yakni tidak perlu menoleh ke kanan maupun ke kiri.

Selain itu, semua peserta juga tidak boleh takut tidak lulus karena sekolah hanya sebagian kecil dari kehidupan yang harus dijalani setiap manusia, meski demikian, lulus sekolah harus menjadi target supaya bisa melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi.

Tidak lulus sekolah bukan berarti kiamat karena masih bisa mengulang tahun berikutnya, bisa juga mengikuti ujian kesetaraan atau ujian paket, seperti ujian Paket A untuk yang tidak lulus SD, ujian Paket B bagi yang tidak lulus SMP, dan ujian Paket C bagi yang tidak lulus SMA.

Menurutnya, setiap anak dilahirkan sama, tetapi kemudian yang membedakan adalah kesungguhan hati untuk belajar. Jika rajin belajar pasti pintar, tetapi jika malas pasti tidak pintar.

Dalam kesempatan itu, Syafrudin juga memutar cuplikan dua film kisah nyata. Pertama adalah seorang ayah yang rela mati agar kedua anaknya bisa hidup.
Hal ini menggambarkan bahwa pengorbanan orang tua begitu besar terhadapnya anaknya.

Untuk itu, semua siswa yang merupakan anak-anak tersebut harus membalas budi orang tua, caranya tentu sesuai dengan situasi dan kondisi, sehingga semua anak kelas 3 SMP itu harus rajin belajar agar orang tuanya senang.

Film kedua mengisahkan tentang puluhan orang cacat fisik, antara lain ada yang tangannya buntung, tidak memiliki satu tangan, ada yang hanya memiliki satu kaki, bahkan ada yang tidak memiliki dua kaki, tetapi mereka semua berprestasi dalam bidang olahraga.

"Bayangkan saja, mereka yang cacat saja bisa berprestasi dan mengharumkan nama bangsa, apalagi kalian semua adalah orang normal, jadi pasti mampu meraih prestasi yang mereka capai. Kuncinya adalah belajar dan terus belajar karena kepintaran dan keterampilan hanya dapat diperoleh dengan belajar," katanya. "Jadi tidak ada lagi alasan sekolah merasa terbebani sehingga siswa yang ingin mengikuti SNMPTN dapat terakomodasi dengan baik," tandasnya.

    • CS 1
    • CS 2
    • Billing 1
    • Billing 2